Juli 13, 2024

SUARA AKAR RUMPUT

Sambut “Konawe Kota Padi”, Serikat Tani Bergerak Masif ke Struktur Kecamatan Dukung Inisiatif Pj. Bupati Konawe

3 min read

Suara Pinggiran, Konawe

Menyambut agenda “Konawe Kota Padi” inisiatif Pj. Bupati Konawe, Harmin Ramba, Serikat Tani Nelayan (STN) Konawe bergerak masif turun ke struktur-struktur serikat di setiap kecamatan yang ada. Hal itu dilakukan guna menampung aspirasi dan mengawal hak asasi petani dalam menunjang implementasi konsep Kota Padi dan Hirilisasi Pertanian agar terlaksana secara efektif, terstruktur dan masif hingga ketingkat akar rumput.

Kegiatan yang dilaksanankan pada Rabu (06/03/2024) di Desa Puundombi, Kecamatan Tonggauna Utara tersebut berhasil menampung problematika petani yang telah lama menjadi kendala produktivitas pertanian setempat.

Tidak hanya kelompok tani dan gabungan kelompok tani (Gapoktan), aspirasi para Kepala Desa yang tergabung dalam Asosiasi Desa se-Kecamatan Tonggauna Utara juga terserap dalam kertas posisi untuk kemudian secara langsung dilaporkan kepada Pj Bupati Konawe.

Jumran, S.IP, Ketua Serikat Tani Nelayan (STN) Konawe dalam sambutannya menerangkan, musyawarah antara pelaku pertanian, pemerintah dan serikat menjadi penting agar efektivitas kebijakan pemerintah dapat terlaksana disetiap tingkatan struktur sosial.

“Pada prinsipnya rembuk ini adalah legitimasi kelembagaan serikat tani terhadap kebijakan Pj. Bupati Konawe disektor pertanian agar tidak semata dipandang sebagai kebijakan top-down, namun juga button-up dalam bingkai gerakan sosial” terang Ketua Serikat Tani Nelayan STN Konawe, Jumran, S.IP diawal acara.

Selain terkait pengairan, pengelolaan tanah dan pemasaran hasil pertanian, rembuk ini juga menyentuh persoalan pentingnya pemerataan distribusi dan penerapan teknologi pertanian modern di setiap desa yang ada.

Camat Tonggauna Utara, Iskandar, S.Sos dalam sambutanya mengapresiasi inisiatif STN Konawe khususnya di Kecamatan Tongauna Utara sebab untuk kali pertama dilakukan dengan partisipatif sebab tidak saja mengudang kelompok tani dan Gapoktan namun juga melibatkan asosiasi desa.

“saya secara pribadi sangat mengapresiasi inisiatif Serikat Tani Nelayan Konawe dalam mendukung penuh upaya-upaya inovatif Pj. Bupati Konawe, Pak Harmin Ramba yang dapat memajukan sektor pertanian di wilayah Tonggauna Utara” tukasnya.

Lebih jauh ia berharap, pemerintah dalam hal ini Pj. Bupati Konawe Konawe dapat menjadi jawaban atas keresahan petani yang telah lama menjadi permasalahan di hampir setiap desa di Kabupaten Konawe.

“Salah satu problemnya adalah tidak efektifnya penyaluran air di daerah Tongauna Utara, karenah saat ini petani banyak mengeluhkan tentang penyediaan air irigasi, agar dapat lebih efisen dalam mengolah lahan pertanianya dan mendapatkan hasil yang memuaskan sesuai apa yang telah ia kerjakan” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Safruddin, Kepala Desa Puundombi yang juga merupakan pembina STN Kecamatan Tongauna Utara juga berkomentar serupa. Ia juga berharap gagasan program hilirisasi pertanian ini dapat meningkatkan nilai tambah produksi pertanian lokal terutama pada komoditas padi yang merupakan salah satu pilar ekonomi di Kabupaten Konawe.

“Kerjasama antara petani, pemerintah daerah, pihak swasta dan serikat tani sangat penting untuk mengoptimalkan kebijakan Hirilisasi Pertanian dan konsep Kota Padi yang dicanangkan Pj. Bupati Konawe dan hal itu wajib kita dukung bersama” ujarnya.

Kelangkaan pupuk juga menjadi persoalan penting dalam momentum rembuk ini. Kuota yang terbatas memicu kecemburuan sosial antar wilayah dan antar kelompok tani ditengah dampaknya terhadap tingkat kualitas komoditas pangan petani. Tidak hanya itu, ketidaksinkronan data RDKK yang ada pada pengecer juga membutuhkan penanganan teknis yang tepat.

Diakhir musyawarah, mandat dari Kelompok Tani, Gapoktan dan Asosiasi Desa Tongauna Utara kepada Serikat Tani Nelayan (STN) Kabupaten Konawe diberikan untuk menyampaikan kertas posisi hasil rembuk kepada Pj Bupati Konawe dengan segera.(*)

Laporan : Moh. Asmar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *