HIPTI Tekan Hilirisasi untuk Daerah, FCSR Kawal Investasi untuk Rakyat
2 min read
HIPTI Tekan Hilirisasi untuk Daerah, FCSR Kawal Investasi untuk Rakyat
Konawe, suarapinggiran.com – Forum CSR Kabupaten Konawe menegaskan komitmennya dalam mengawal dampak sosial investasi di daerah, khususnya terkait belum optimalnya realisasi pembangunan smelter di Kecamatan Routa.
Sikap tersebut disampaikan menyusul pernyataan Ketua Umum PB Himpunan Pengusaha Tolaki Indonesia (HIPTI), Rusmin Abdul Gani, yang menyoroti pentingnya percepatan pembangunan smelter sebagai bagian dari penguatan hilirisasi industri.
Ketua Forum CSR Konawe, Jumran, S.IP, menyampaikan bahwa keberadaan smelter bukan hanya persoalan investasi dan industri semata, tetapi juga menyangkut kepentingan sosial-ekonomi masyarakat sekitar.
“Hilirisasi harus memberi nilai tambah bagi daerah. Kita berharap realisasi smelter dapat segera berjalan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dari sisi lapangan kerja maupun pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Jumran.
Secara terpisah, Rusmin Abdul Gani juga menyampaikan harapannya agar Forum CSR Konawe berperan aktif dalam memastikan investasi yang masuk tetap memperhatikan tanggung jawab sosial perusahaan.
“Kita ingin investasi berjalan baik, tetapi tanggung jawab sosial jangan diabaikan. Forum CSR memiliki posisi strategis untuk memastikan manfaat itu benar-benar sampai ke masyarakat,” kata Rusmin, Rabu (11/02/2026).
Menanggapi hal tersebut, Forum CSR Konawe menyatakan kesiapan untuk membangun komunikasi konstruktif dengan dunia usaha, termasuk PT SCM, agar program CSR dapat diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah Routa dan sekitarnya.
Forum CSR juga menekankan bahwa transparansi dan koordinasi yang baik antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas serta kepercayaan publik terhadap iklim investasi di Konawe.
“Kami terbuka untuk menjadi jembatan komunikasi yang solutif. Tujuan kita sama, yakni memastikan investasi membawa dampak positif dan berkelanjutan bagi daerah,” tutup Jumran.(*)
Laporan : Umar Dafani

