September 9, 2026

SUARA AKAR RUMPUT

Mahasiswa KKA UM Kendari Bangun Bak Pembakaran Sampah dan Plank Edukasi di Pasar Desa Anugerah

2 min read

Mahasiswa KKA UM Kendari Bangun Bak Pembakaran Sampah dan Plank Edukasi di Pasar Desa Anugerah

BOMBANA, suarapinggiran.com (08/09/2026) Mahasiswa Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Reguler 2026 Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) Kelompok 7 Desa Anugerah, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan melalui pembuatan bak pembakaran sampah dan plank edukasi sampah di kawasan Pasar Desa Anugerah.

Inisiatif tersebut lahir setelah mahasiswa KKA melakukan pengamatan selama berada di Desa Anugerah. Mereka menemukan belum tersedianya fasilitas pembuangan dan pengelolaan sampah yang memadai di area pasar desa.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKA Kelompok 7 kemudian menggagas pembuatan bak pembakaran sampah yang dapat dimanfaatkan oleh pedagang, warga maupun para pengunjung pasar.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membuang sampah sekaligus membantu menjaga kebersihan lingkungan pasar.

Ketua KKA Kelompok 7 Desa Anugerah, Umar, mengatakan ide pembuatan bak pembakaran sampah tersebut berawal dari hasil pengamatan mahasiswa bersama masyarakat selama melaksanakan kegiatan KKA di desa.

“Kami melihat ada salah satu hal yang dibutuhkan dan perlu kami buat, yaitu bak pembakaran sampah di area pasar desa. Dari situ muncul ide untuk membuat bak tersebut karena kami memiliki tagline bahwa ‘sampah bersih, pembeli betah’,” ujar Umar.

Menurutnya, kebersihan kawasan pasar tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Karena itu, fasilitas yang dibuat mahasiswa diharapkan dapat menjadi sarana pendukung sekaligus pengingat bagi warga untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Sebelum proses pembangunan dilakukan, mahasiswa KKA terlebih dahulu berkoordinasi dengan perangkat Desa Anugerah dan masyarakat setempat. Dalam pembahasan tersebut, mahasiswa memaparkan konsep pembuatan bak sampah serta mendiskusikan kebutuhan bahan yang diperlukan di lapangan.

Selain bak pembakaran sampah, mahasiswa KKA juga memasang plank edukasi yang berisi pesan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

Pembuatan fasilitas tersebut berlangsung sejak tanggal 20 dan berhasil diselesaikan pada tanggal 25. Selama proses pengerjaan, mahasiswa KKA bersama masyarakat turut terlibat dalam menyiapkan bahan dan menyelesaikan pembangunan fasilitas tersebut.

Bagi masyarakat Desa Anugerah, keberadaan bak pembakaran sampah di kawasan pasar dinilai cukup membantu. Warga maupun pengunjung pasar kini memiliki tempat yang lebih mudah dijangkau untuk membuang sampah sehingga diharapkan tidak lagi membuang sampah sembarangan di sekitar kawasan pasar.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKA UM Kendari kepada masyarakat. Tidak hanya menghadirkan fasilitas fisik, mahasiswa juga berupaya membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan pasar merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan desa yang sehat, nyaman dan tertata.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKA Kelompok 7 berharap fasilitas yang telah dibuat dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat Desa Anugerah.

“Sampah Bersih, Pembeli Betah.”

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *