LESTARI BUDAYA

Agustus 24, 2026

SUARA AKAR RUMPUT

SINARA Dorong UMKM Perempuan Kendari Naik Kelas Lewat Pemasaran Digital

2 min read

SINARA Dorong UMKM Perempuan Kendari Naik Kelas Lewat Pemasaran Digital

KENDARI, suarapinggiran.com – Puluhan perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mendapat pembekalan tentang strategi pemasaran digital sebagai upaya memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Sebanyak 30 pengusaha perempuan dari Kecamatan Baruga dan Kambu mengikuti kegiatan edukasi yang diprakarsai Srikandi Nusantara Berkarya (SINARA), Minggu (23/8/2026). Kegiatan berlangsung di Perumahan Baruga Regency, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pemateri, di antaranya Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Kendari, Syarifuddin, serta Ketua DPW Serikat Tani Nelayan (STN) Sultra, Badaruddin.

Syarifuddin menekankan bahwa pemanfaatan teknologi digital harus diawali dengan pemahaman mengenai konsep dan strategi pemasaran. Menurutnya, pelaku UMKM tidak cukup hanya menggunakan media sosial atau telepon seluler, tetapi juga harus memahami bagaimana teknologi tersebut digunakan untuk membangun pasar.

“Minimal dengan memanfaatkan teknologi handphone,” jelasnya kepada peserta.

Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi dalam memberikan pelayanan kepada konsumen. Dalam pemasaran digital, kata dia, kesalahan kecil dapat dengan cepat menyebar, namun sebaliknya pelayanan yang baik juga berpotensi membuat sebuah produk dikenal luas.

Konsisten memberikan pelayanan ini penting karena dalam pemasaran digital kesalahan kecil dapat menjadi besar, begitu pula sebaliknya saat viral,” ujarnya.

Selain strategi pemasaran, Syarifuddin meminta para pelaku usaha memahami keunggulan produk, karakter dan psikologi konsumen. Evaluasi terhadap produk maupun strategi pemasaran juga perlu dilakukan secara rutin agar usaha dapat terus berkembang.

Sementara itu, Ketua DPW STN Sultra, Badaruddin, menyoroti pentingnya kemampuan membangun cerita atau storytelling dalam pemasaran digital.

Menurutnya, produk UMKM tidak hanya dijual melalui bentuk dan harga, tetapi juga melalui cerita yang mampu membangun kedekatan emosional dengan calon pembeli.

Pengusaha UMKM mesti mampu menceritakan produk yang dijual. Ada cerita yang dibangun, sehingga pembeli tertarik,” jelasnya.

Ia mengatakan cerita mengenai sebuah produk dapat diangkat dari berbagai sisi, mulai dari proses produksi, kemasan, kualitas, manfaat kesehatan hingga keunikan produk yang ditawarkan.

Makanya sebagai pengusaha harus paham dengan produk yang ingin dipasarkan,” katanya.

Ketua SINARA, Nur Aisa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasinya dalam memberikan pendampingan kepada perempuan, khususnya dalam pengembangan UMKM.

Ia berharap sinergi dengan Pemerintah Kota Kendari dapat terus diperkuat sehingga para pelaku UMKM perempuan tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga pendampingan yang berkelanjutan.

Nur Aisa juga mendorong Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Kendari untuk membangun kerja sama yang lebih konkret dengan para pengusaha perempuan, mulai dari peningkatan kapasitas hingga pengembangan akses pasar.

Kegiatan hari ini kami harap bukan untuk terakhir kalinya, tapi ini merupakan langkah awal untuk kesejahteraan para pengusaha UMKM perempuan di Kota Kendari,” paparnya.

Menurutnya, penguatan UMKM perempuan menjadi penting karena sektor tersebut memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat.

Melalui edukasi pemasaran digital, SINARA berharap para pengusaha perempuan di Kendari mampu memanfaatkan perkembangan teknologi bukan sekadar sebagai sarana promosi, tetapi sebagai pintu masuk untuk memperluas jaringan pasar, meningkatkan omzet, dan membawa produk lokal naik kelas.(*)

Laporan : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *